Menjaga Hati
Sebuah tulisan yang sebenarnya ditujukan pada kaum Adam, tapi juga layak dikonsumsi kaum Hawa. Diambil dari sebuah blog yang semoga menginspirasi dan menguatkan tekad untuk senantiasa menjaga hati:)
Jangan dulu biarkan guratannya terlalu dalam jika permaisuri itu,
sang pribadi sholihah, telah melunakkan hati ini. Mudah sekali namanya
tergurat, terukir, dan termemorikan, tapi jangan terlalu dalam. Jika namanya
mulai datang, mungkin guratannya akan terasa menggetarkan tapi jangan sampai
terlalu, jangan sampai hati ini lepas dari Penggenggamnya, nanti bukan cinta
namanya.

