Karena Ukuran Kita Tak Sama


 

seperti sepatu yang kita pakai, tiap kaki memiliki ukurannya
memaksakan tapal kecil untuk telapak besar akan menyakiti
memaksakan sepatu besar untuk tapal kecil merepotkan
kaki-kaki yang nyaman dalam sepatunya akan berbaris rapi-rapi




Seorang lelaki tinggi besar berlari-lari di tengah padang. Siang itu, mentari seakan didekatkan hingga sejengkal. Pasir membara, ranting-ranting menyala dalam tiupan angin yang keras dan panas. Dan lelaki itu masih berlari-lari. Lelaki itu menutupi wajah dari pasir yang beterbangan dengan surbannya, mengejar dan menggiring seekor anak unta.
Di padang gembalaan tak jauh darinya, berdiri sebuah dangau pribadi berjendela. Sang pemilik, ’Utsman ibn ‘Affan, sedang beristirahat sambil melantun Al Quran, dengan menyanding air sejuk dan buah-buahan. Ketika melihat lelaki nan berlari-lari itu dan mengenalnya,

Hujan



Hujan itu menyenangkan bagiku, bukan karena bisa hujan-hujanan di tengah hujan, tapi yang menyenangkan adalah tatkala aku berada di tengah hujan tapi tak basah, rasakanlah, kau hanya merasakan rintik hujan itu di tangan dan kakimu dan sesekali terpercik ke mukamu, itu menyenangkan walapun dingin kadang menusuk-nusuk kaki dan tangan, tapi di tengah hujan tetaplah nyaman, tanpa takut kan sakit tanpa takut akan terluka. Memandang hujan menjadi sesuatu yang menyenangkan, menyenangkan jika hujan itu serupa rerintik yang bersambung sambung, ia membasahi bumi, membungkus kota dengan air yang tercurah dari langit, menyegarkan yang kering, membersihkan yang kotor. Saat hujan adalah saat yang tepat untuk banyak-banyak berdoa, berdoa untuk diri, keluarga, cita-citamu, dan tentu saja memohon kebaikan hujan agar hujan tidak menjelma menjadi bencana tak berkesudahan. Bau hujan itu menyenangkan, bau air yang meresap di tanah memunculkan bau yang segar .. debu-debu membeku, menyatu dengan tanah membentuk padatan sekaligus becek, tapi baunya menyenangkan.

Sapardi Djoko Damono



Siapa yang tak kenal dengan sosok penyair ini? syair yang dihasilkan beliau sangat sederhana namun terasa dalam dan bertenaga. Maka saya ingin sejenak berguru pada beliau, mengumpulkan beberapa sajak dan merangkum dalam bahasa yang mudah kumengerti, sehingga kelak saya bisa menerjemahkan tiap gigitan peristiwa yang telah dan akan saya lalui:)

Aku ingin ..

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada..